Simple DIY

Cerita Pinata

PINATA, kata tersebut mungkin tidak umum di sini tapi di luar, biasanya negara latin, pinata biasa digunakan untuk acara-acara yang sifatnya festivities seperti ulang tahun. Pinata sendiri adalah sebuah benda dengan berbagai macam bentuk yang diisi dengan permen dan confetti kemudian digantung untuk nantinya dipukul oleh anak-anak yang ditutup matanya. Begitu mereka berhasil memecahkan pinata maka permen dan lembaran-lembaran kertas akan berjatuhan sehingga anak-anak akan berhamburan merebutkannya, seru kan!

Beberapa tahun yang lalu anak pertama saya berulang tahun dan mengundang teman-temannya kerumah. Karena ini pertama kali kami mengadakan acara ulang tahun dirumah saya sempat bingung apa aja yang perlu dilakukan supaya acara lebih semarak. Long story short, I bumped into this idea of having pinata. Saya kemudian cari-cari yang jual ternyata harganya cukup lumayan ya untuk sesuatu yang saya pikir akan dihancurkan nantinya dan mamak insting saya berkata ah buat aja, lebih murah! hehe. Dan benar saja bahan-bahannya simple saja dan pengerjaannya pun lumayan mudah.

And this is how I made it

  • Siapkan bahan. saya menggunakan kardus bekas, isolasi, lem, tali, kertas hvs atau kertas krep warna warni potongan yang biasanya dijual untuk hiasan ulang tahun
  • Gambar di kardus bentuk yang kamu inginkan dan potong. kalau dulu karena tema ulang tahun C itu unicorn maka saya menggambar bentuk kuda. Oh ya buat double ya gambarnya.
  • Potong bentuk persegi panjang. Lebarnya disesuaikan dengan seberapa lebar dimensi pinata yang kamu inginkan dan panjangnya disesuaikan dengan keliling bentuk gambar yang sudah kamu buat (kalau kardusmu tidak cukup panjang, buat beberapa persegi panjang ya untuk nantinya disambung
  • Tempel dengan posisi seperti di gambar dengan lem dan isolasi. Penggunaan lem dan isolasi tidak perlu banyak dan kencang ya, cukup untuk menahan aja supaya bentuknya seperti yang diharapkan karena kalau terlalu banyak dan rapat malah nantinya susah terbuka pas dipukul anak-anak xD
  • Isi dengan permen dan potongan-potongan kertas hvs ataupun kertas krepnya lalu tutup dengan kardus bentuk satunya lagi
  • Next is the fun part, mulai hias! beri lem di bagian badan dan tempelkan kertas krep secara perlahan mengelilingi pinata (ps: karena kertas krep saya gak cukup waktu itu saya pakai kertas hvs yang dipotong seperti fringe makanya unicornnya jadi belang xD). Tambahkan aksesoris yang kamu suka, contoh mata-mataan boneka.
  • Buat bolongan untuk memasang tali menggunakan paku atau obeng, atau bisa juga pakai jarum kalau kamu punya jarum jahit yang agak besar dan kuat. Pasang tali nya dan gantungkan, Voila jadi deh!

Oh ya untuk pemukulnya kadang ada yang membuat sendiri, kalau saya dulu sih hanya pakai gagang sapu :D.

Please be very careful though, this play involved potential hazard, gagang pemukul bisa saja tanpa sengaja mengenai anak lain ketika dipukul (apalagi kalau pake gagang sapu kaya saya, lumayan tuh kalau kena ;p), so pleaasee make some space, jaga jarak antara anak ketika pinata mulai dipukul dan pay attention to those children that might do something ‘usil’ .

Additional tips: sebaiknya beli permen yang ringan sehingga ketika jatuh gak akan menyakiti anak. Tip selanjutnya? have fun and prepare for the mess! :))

Leave a Reply

WhatsApp chat
Copy link
Powered by Social Snap